skip to main |
skip to sidebar
7:23 PM
amirul

LONDON - Gempa dan tsunami
yang menerpa Jepang, turut dirasakan Yuki Takahashi. Pembalap Moto2 ini
bahkan mengakui sempat terjebak dalam kondisi yang menurutnya sangat
mengerikan.
Saat gempa berkekuatan 8.9 skala richter terjadi
pada 11 Maret lalu, Takahashi mengaku dirinya tengah berada dalam mobil
menuju ke rumah, usai melakukan promosi GP Jepang di Sirkuit Twin Ring
Motegi yang sedianya akan digelar 24 April sebelum akhirnya dimundurkan
jadi 2 Oktober 2011.
“Kejadiannya sangat menakutkan. Saya
melihat jalanan mulai bergerak dan saya pikir, saya akan menabrak
karena saya sangat kesulitan mengontrol mobil,” Takahashi memulai
cerita kepada MCN, Kamis (24/3/2011).
“Saya sempat
bingung dan tak yakin bila hal itu terjadi karena angin. Tapi, saat
saya sampai di kota pertama, tidak jauh dari sirkuit, saya melihat
banyak tembok roboh dan rambu lalu lintas tidak berfungsi. Di situlah
saya baru sadar bahwa telah terjadi gempa,” tambahnya.
“Jalanan
juga mengalami banyak kerusakan. Normalnya, saya hanya butuh waktu satu
jam dari Motegi menuju rumah, tapi saat itu saya membutuhkan waktu
hingga sembilan jam. Tapi, bukan apa-apa bila dibandingkan dengan apa
yang terjadi di Jepang,” sambung pembalap yang membela tim Gresini
Moriwaki tersebut.(acf)
Sumber : sports.okezone.com
0 comments:
Post a Comment